Laman

Saturday, February 27, 2016

Thursday, February 25, 2016

PAYLOAD EPROXY INDOSAT


SELAMAT MALAM CS..
Kali ini saya akan berbagi payload eproxy untuk indosat. Okey gak usah lama-lama lasung menuju payload..
Pertama
1. Cari bug andalan kalian
  Contoh bug: m.indosatooredoo.com
2. Setelah menemukan bug. Msukan bug kedalam payload.
Ini contoh payload indosat:
[netData]\r
GET http://bug.com/ HTTP/1.1\r
Host: bug.com\r
Connection: Keep-Alive\r
\r\n\r\n

NB: bug.com isi dengan bug kalian masing-masing.
Sekian dulu dari saya.. Semoga membantu...


Tuesday, April 8, 2014

kalau aku mati jangan sangsi karena hidup terus bernyanyi dan kau abadi terasing sendiri di hening sunyi mata hati angin dingin terasa menghembus mengenbara mencari diriku malam ini langit menangis burung burung malam berteriak kurasakan jiwaku kaku melebur jjauh diantara dunia gelap dan terang kuterbangun di lorong sunyi dan sepi sampai waktu aku berdiri untuk pulang kedalam ragaku kalau aku mati jangan sangsi karena hidup terus bernyanyi dan kau abadi terasing sendiri di hening sunyi mata hati sosok gelap telah menghampiri sorot mata tajam memandang malam ini langit menangis burung burung malam berteriak kurasakan jiwaku kaku melebur jauh selintas lihat jasadku membujur kaku terbuai mimpi kalau aku mati jangan sangsi karena hidup terus bernyanyi dan kau abadi terasing sendiri di hening sunyi mata hati


kalau aku mati jangan sangsi karena hidup terus bernyanyi dan kau abadi terasing sendiri di hening sunyi mata hati angin dingin terasa menghembus mengenbara mencari diriku malam ini langit menangis burung burung malam berteriak kurasakan jiwaku kaku melebur jjauh diantara dunia gelap dan terang kuterbangun di lorong sunyi dan sepi sampai waktu aku berdiri untuk pulang kedalam ragaku kalau aku mati jangan sangsi karena hidup terus bernyanyi dan kau abadi terasing sendiri di hening sunyi mata hati sosok gelap telah menghampiri sorot mata tajam memandang malam ini langit menangis burung burung malam berteriak kurasakan jiwaku kaku melebur jauh selintas lihat jasadku membujur kaku terbuai mimpi kalau aku mati jangan sangsi karena hidup terus bernyanyi dan kau abadi terasing sendiri di hening sunyi mata hati


Friday, March 29, 2013

pengisian

Cara Kerja Sistem Pengisian Pada saat kunci kontak ON dan mesin mati sp1 Bila kinci kontak diputar ke posisi ON , arus dari baterai akan mengalir ke rotor dan merangsang rotor coil.Pada waktu yang sama, arus baterai juga mengalir ke lampu pengisisan (CHG) dan akibatnya lampu menjadi menyala (ON). Secara keseluruhan mengalirnya arus listrik sebagai berikut : a. Arus yang ke field coil Terminal(+)baterai→fusible link→kunci kontak (IG switch)→sekering→terminal IG regulator→point PL→point PL→terminal F regulator→terminal F alternator→brush→slip ring→rotor coiil→slip ring→brush→terminal E alternator→massa→bodi. Aibatnya rotor terangsang dan timbul kemagnetan yang selanjutnya arus ini disebut araus medan (field current). b. Arus ke lampu charge Terminal (+) baterai→fusibler link→sakjelar kunci kontak IG (IG switch) sekering→lampu CHG→terminal L regulator→titik kontak P→titik kontak P→terminal E regulator→massa bodi. Akibatnya lampu charge akan menyala. Pada saat mesin kecepatan rendah ke kecepatan sedang sp2 Bila gerakan P dari voltage relay, membuat hubungan dengan titik kontak P, maka pada sirkuit sesudah dan sebelum lampu pengisian (charge) tegangannya sama. Sehingga pada aris tidak akan mengalir ke lampu dan akhirnya lampu mati. Untuk jelasnya aliran arus pada masing-masing peristiwa sebagai berikut : a. Tegangan Netral Terminal N alternator→terminal N regulator→magnet coil dari voltage relay→terminal E reguilator→massa bodi. Akibatnya pada magnet coil dari voltage relay akan terjadi kemagnetan dan dapat menarik titik kontak P dari P dan selanjutnya P akan bersatu dengan P. Dengan demikian lampu pengisian (charge) jadi mati. b. Tegangan yang keluar (output Voltage) Terminal B alternator→trminal B regulator→titik kontak P→titik kontak P→magnet coil dari voltage regulator→terminal E regulator→massa bodi. Akibatnya pada coil voltage regulator timbul kemagnetan yang dapat mempengaruhi posisi dari titik kontak (point) PL. Dalam hal ini PL akan tertarik dari PL sehingga pada kecepatan sedang PL akan mengambang (seperti terlihat pada gambar diatas). c. Arus yang ke field Termional B alternator→IG switch→Fuse→terminal IG regulator→Point PL→Point PL→Reristor R→Terminal F regulator→Terminal F alternator→Rotor coil→terminal E alternator→massa bodi. Dalam hal ini jumlah arus/tegangan yang masuk ke rotor coil bias melalui dua saluran. →Bila kemagnetan di voltage regulator besar dan mampu menarik PL dari PL, maka arus yang ke rotor coil akan melalui resistor R.Akibatnya arus akan kecil dan kemagnetan yang ditimbulkan rotor coil-pun kecil (berkurang). d. Out Put current Terminal B alternator →baterai dan beban→massa bodi. Kerja mesin dari kecepatan sedang ke kecepatan tinggi sp3 Bial gerakan titik kontak PL pada regulator berhubungan dengan titik kontak PL,field current akan dibatasi. Bagaimanapun juga point dari voltage relay tidak akan terpisah dari point P,sebab tegangan netral terpelihara dalam sisa flux dari rotor. Aliran arusnya adalah senagai berikut : a. Voltage Netral (Tegangan Netral) Terminal N alternator→terminal N regulator→magnet coil dari voltage relay→terminal E regulator→massa bodi. Arus ini juga sering disebut netral voltage. b. Out Put Voltage Terminal B alternator→terminal B regulator→point P→point P→magnet coil dari N regulatorterminal E regulator. Inilah yang disebut dengan Output voltage. c. tidak ada arus ke Field Current Terminal B alternator →IG switch→fuse→terminal IG regulator→reristor R→Terminal F regulator→terminal F alternator→rotor coil→atau→point PL→Point P→ground (NO.F.C)→Terminal E alternator→massa (F Current). Bila arus resistor R→mengalir teminal Fregulator→rotor coil→massa, akibatnya arua yang ke rotor ada, tapi kalau PL-maka arus mengalir ke massa sehingga yang ke rotor coil tidak ada. d. Out Put Current Terminal B alternator→baterai/load→massa. sumber;http://anistkr.blogspot.com/2012/04/cara-kerja-sistem-pengisian.html

sistem pengisian

SISTEM PENGISIAN PADA MOBIL Baterai dengan kapasitas tertentu, tidak memungkinkan dipakai secara terus-menerus mensuplai kebutuhan listrik pada mesin atau komponen lainnya pada mobil. Oleh karena itu, pada mobil dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengisi baterai kembali sekaligus sebagai sumber listrik yang mensuplai listrik langsung ke komponen yang membutuhkan pada saat mesin dihidupkan. Sistem ini disebut sistem pengisian. Komporen—komponen utama sistem pengisian terdiri baterai,alternator,kunci kontak dan regulator, seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini : 1. Alternator Alternator berfungsi untuk menghasilkan arus bolak-balik.alternator memsuplai kebutuhan listrik pada mobil sewaktu mesin hidup. Tetapi apabila jumlah pemakaian listrik lebih besar daripada yang dihasilkan alternator, maka baterai lkut memikul beban kelistrikan tersebut. memperlihatkan konstruksi alternator,Alternator digerakkan oleh poros engkol melalui tali kipas Dengan berputamya puli alternator, maka rotornya akan berputar menghasilkan arus listrik bolak-balik pada stator. Arus listrik bolak-balik ini kemudian diubah menjadi arus searah oleh rangkaian dioda. Bagian bagian alternator a. PuIi Puli berfungsi untuk menerima tenaga mekanis dari mesin untuk memutarkan rotor b. Kipas Kipas berfungsi mendinginkan ramgkaian dioda dan kumparan kumparan pada alternator. c. Rotor Didalam alternator, rotor merupakan bagian yang bergerak (berputar) .Rotor berfungsi untuk membangkitkan medan magnet . Kuku-kuku pada rotor berfungsi sebagai kutub-kutub magnet dan dua slip ring berfungsi sebagai perantara penyaluran listrik ke kumparan rotor. Perhatikan gambar di bawah ini : d. Stator Stator berfungsi untuk membangkitkan arus listrik bolak-balik. Stator terdiri dari : Stator Coil dan Stator Core e. End frame End frame berfungsi untuk pemegang bagian-bagian Alternator. Pada end frame terdapat lubang-lubang ventilasi untuk tempat mangalirnya udara pendingin. f. Rectifier Rectifier berfungsi mengubah arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan menjadi arus searah (DC). Rectifier terdiri dari 3 dioda positif, 3 dioda negatif dan dioda holder. dioda holder berfungsi untuk meradiasikan panas dan mencegah dioda panas g. Regulator Regulator berfungsi mengatur besar arus listrik yang masuk ke dalam kumparan rotor, sehingga tegangan yang dihasilkan oleh alternator tetap (konstan) sesuai dengan harga yang telah ditentukan, walaupun putaran mesin yang menggerakkan berubah-ubah. Di samping itu regulator juga berfungsi pengisian pada baterai apabila baterai telah penuh dan alternator sudah dapat menyuplai arus listrik sendiri ke bagian yang memerlukan arus listrik. sumber; http://arisdemod.blogspot.com/2011/02/sistem-pengisian-pada-mobil.html